Kaya Aransemen dan Lirik Sarat Makna, Stereocup Resmi Rilis Single Perdana

Kaya Aransemen dan Lirik Sarat Makna, Stereocup Resmi Rilis Single Perdana

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Stereocup

Bukan bermaksud buruk, suasana muram yang menjadi komposisi utama dalam “Erotomanic” menerjemahkan ide-ide modern sepanjang lagu, serta membangun kembali perasaan cinta dalam diri manusia, saat menyanyikan lirik yang sarat akan makna

Bandung memang tak habis-habisnya menghasilkan band jempolan, tentunya lengkap dengan materi yang menarik untuk disimak. Salah satunya adalah Stereocup, band Rock Alternatif yang hadir dalam ekosistem belantika musik Kota Kembang. Hadir dengan musikalitas yang khas, band ini memiliki penghuni dengan latar belakang disiplin ilmu yang berbeda. Namun keseluruhan organ dalam band ini berperan sebagai bahan bakar beroktan tinggi, yang mendorong rasa haus dalam menciptakan segala pola kreasi. Baru-baru ini, Stereocup baru saja melepaskan nomor perdananya, “EROTOMATIC”, dan dirilis bertepatan dengan peringatan Hari Tari Internasional pada 29 April 2024.

Yang kulihat hanyalah hidupmu” adalah sepenggal syair “Erotomanic”. Kalimat sederhana, berkata jujur ​​dalam merangkum seluruh pengalaman seseorang yang menderita (atau menikmati) erotomania, yang juga dikenal sebagai sindrom de Clérambault. Definisinya menjelaskan kelainan mental langka yang menyebabkan penderita percaya bahwa seseorang (biasanya melibatkan orang dengan status sosial lebih tinggi, misalnya selebriti yang diidolakan atau tokoh terkemuka) tertarik, mencintai atau mempunyai perasaan terhadap dirinya.

“Hari ini adalah perayaan bagi semua orang yang hanya merasa lega saat terpaku melihat kehidupan orang yang mereka cintai. Bahkan ketika mereka tidak membalas cintamu, bahkan ketika mereka tidak mengenalmu!”

Bukannya bermaksud buruk, suasana muram yang menjadi komposisi utama dalam “Erotomanic” menerjemahkan ide-ide modern sepanjang lagu, serta membangun kembali perasaan cinta dalam diri manusia, saat menyanyikan lirik yang sarat akan makna. Aransemen dan progresi chord di dalamnya saling berhamonisasi, dengan permainan open chord Jeff Buckley menjadi inspirasi, dan menjadi sesuatu hal baru yang segar.

“Erotomanic” tiba dan langsung menyajikan diri dengan ilusi sonik yang terdengar seperti gemuruh drum dalam adegan pertarungan bela diri. Kunci nada di bait pertama hanyalah contekan sebuah cerita ketika memulai dengan nada dasar yang berbeda. Bass mencengkeram alur tiap refrain. Pada bagian solo gitar, sifat unik ini tergambar sedang menyatukan perbedaan tonal seolah satu warna dan dimulai dengan harmonisasi untuk mengubah minor menjadi major lalu harmonisasi dialog antara dua gitar yang bertautan.

Serenada antemik yang berbunyi “bawa kau pulang ke rumah” menutup lagu ini menjadi kisah cinta yang misterius dan mistis. Renungan menakutkan tentang mana kenyataan dan mana mimpi menjadi perasaan yang melengkapi bagian penutup. Meski baru terlahir, kemewahan instrumentasi dalam single Stereocup ini ingin terus bergema dalam benak, bahkan lama setelah lagu berakhir. 

Debut single “Erotomatic” sudah dapat didengarkan di berbagai portal pemutar musik digital kesayangan pembaca, atau dapat diputar melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Menyingkap Sisi Personal Jaka PW Dalam 'Bunyi Sunyi Diri'

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner